..: HeartBeat instalastion 4 Cluster :..

Instalasi Hertbeat

Heartbeat adalah bagian Linux High Availability untuk membackup service yang dijalankan pada primary. Heartbeat mempunyai kemampuan memonitor server primary, jika server tersebut mati maka service yang ada pada server primary itu akan di jalankan secara otomatis pada mesin backup.

Step 1 : Instalasi semua paket yang berawalan Heartbeat

#rpm -ivh heartbeatxxxx.rpm

Step 2 : Copy File Konfigurasi Heartbeat

Copy file konfigurasi dari share doc linux

#cp /usr/share/heartbeat-1.2.3/authkeys /etc/ha.d/

#cp /usr/share/heartbeat-1.2.3/ha.cf /etc/ha.d/

#cp /usr/share/heartbeat-1.2.3/haresources /etc/ha.d/

Step 3 : Konfigurasi Autentifikasi Data

#vi /etc/ha.d/authkeys

auth 1

1 md5 password

Agar data di transmisikan secara secure, maka gunakan MD5 atau jika sangat secure lagi gunakan SHA1. Hal ini berguna jika network kita melalui hop yang not secure.

Ubahlah atribut file authkeys menjadi read only agar password hanya dapat dibaca oleh root.

#chmod 600 /etc/ha.d/authkeys

File authkeys ini haruslah berisi sama pada masing2 mesin

Step 4 : Konfigurasi High Availability.

#vi /etc/ha.d/ha.cf

Aktifkan log, agar memudahkan kita untuk trace kesalahan

debugfile /var/log/ha-debug

logfile /var/log/ha-log

Jika anda menggunakan komunikasi cadangan misal ethernet atau serial, maka ubahlah parameter “bcast” dan “serial”. Contoh file konfigurasi dengan hanya memakai ethernet saja adalah sebagai berikut

node RHLinux1

node RHLinux2

keepalive 2

bcast eth0

deadtime 10

auto_failback on

Tool untuk membantu adalah :

#hostname

untuk mengetahui hostname dari masing-masing komputer

#ifconfig

untuk mengetahui ethernet yang aktif pada komputer

Step 5 : Konfigurasi haresources

File ini harus sama pada masing-masing mesin. Contoh file isi file ini adalah :

#vi /etc/ha.d/haresources

RHLinux1 192.168.1.243 drbddisk::r0 postgresql

“RHLinux1” adalah nama node primary

“192.168.1.243” adalah IP virtual yang menjadi pusat high availability (lihat gambar).

“drbddisk::r0” adalah service yang akan menjadi high availability. Jika ingin menambahkan parameter pada drbddisk maka gunakan tanda ”::” seperti terlihat.

“postgresql” adalah service yang menjadi high availability.

Step 6 : Menjalankan heartbeat

#/etc/init.d/heartbeat start

Jika semua berjalan lancar. Anda dapat menjalankan scenario test high availability.. dan selanjutnya baru action di cluster nya untuk .sinkronisasi…

2 Tanggapan

  1. Thanks for the info
    visit my blog too

  2. oke .. makasih juga… cuma sharing kok… btw baru liat nih koment.. lama gak ngeliat blog soalnya , jarang di update.. lagi banyak kerjaan… insya Alloh gw kunjungi…

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.