Instalasi Hertbeat
Heartbeat adalah bagian Linux High Availability untuk membackup service yang dijalankan pada primary. Heartbeat mempunyai kemampuan memonitor server primary, jika server tersebut mati maka service yang ada pada server primary itu akan di jalankan secara otomatis pada mesin backup.
Step 1 : Instalasi semua paket yang berawalan Heartbeat
#rpm -ivh heartbeatxxxx.rpm
Step 2 : Copy File Konfigurasi Heartbeat
Copy file konfigurasi dari share doc linux
#cp /usr/share/heartbeat-1.2.3/authkeys /etc/ha.d/
#cp /usr/share/heartbeat-1.2.3/ha.cf /etc/ha.d/
#cp /usr/share/heartbeat-1.2.3/haresources /etc/ha.d/
Step 3 : Konfigurasi Autentifikasi Data
#vi /etc/ha.d/authkeys
auth 1
1 md5 password
Agar data di transmisikan secara secure, maka gunakan MD5 atau jika sangat secure lagi gunakan SHA1. Hal ini berguna jika network kita melalui hop yang not secure.
Ubahlah atribut file authkeys menjadi read only agar password hanya dapat dibaca oleh root.
#chmod 600 /etc/ha.d/authkeys
File authkeys ini haruslah berisi sama pada masing2 mesin
Step 4 : Konfigurasi High Availability.
#vi /etc/ha.d/ha.cf
Aktifkan log, agar memudahkan kita untuk trace kesalahan
debugfile /var/log/ha-debug
logfile /var/log/ha-log
Jika anda menggunakan komunikasi cadangan misal ethernet atau serial, maka ubahlah parameter “bcast” dan “serial”. Contoh file konfigurasi dengan hanya memakai ethernet saja adalah sebagai berikut
node RHLinux1
node RHLinux2
keepalive 2
bcast eth0
deadtime 10
auto_failback on
Tool untuk membantu adalah :
#hostname
untuk mengetahui hostname dari masing-masing komputer
#ifconfig
untuk mengetahui ethernet yang aktif pada komputer
Step 5 : Konfigurasi haresources
File ini harus sama pada masing-masing mesin. Contoh file isi file ini adalah :
#vi /etc/ha.d/haresources
RHLinux1 192.168.1.243 drbddisk::r0 postgresql
“RHLinux1” adalah nama node primary
“192.168.1.243” adalah IP virtual yang menjadi pusat high availability (lihat gambar).
“drbddisk::r0” adalah service yang akan menjadi high availability. Jika ingin menambahkan parameter pada drbddisk maka gunakan tanda ”::” seperti terlihat.
“postgresql” adalah service yang menjadi high availability.
Step 6 : Menjalankan heartbeat
#/etc/init.d/heartbeat start
Jika semua berjalan lancar. Anda dapat menjalankan scenario test high availability.. dan selanjutnya baru action di cluster nya untuk .sinkronisasi…
DIarsipkan di bawah: Tips 2Trik, my JOB | Ditandai: Cluster, Heartbeat, instalasi, Linux
Thanks for the info
visit my blog too
oke .. makasih juga… cuma sharing kok… btw baru liat nih koment.. lama gak ngeliat blog soalnya , jarang di update.. lagi banyak kerjaan… insya Alloh gw kunjungi…