<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk .: ilmu Berbagi, Harapan dan Cita :.</title>
	<atom:link href="http://sangmahapatih.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sangmahapatih.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jul 2008 01:10:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di About me oleh samosir</title>
		<link>http://sangmahapatih.wordpress.com/about/#comment-9</link>
		<dc:creator>samosir</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2008 01:10:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-9</guid>
		<description>&#039;afwan, link yang benar:
http://samosir.wordpress.com/2007/01/22/seminar-microsoft-di-ugm/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8216;afwan, link yang benar:<br />
<a href="http://samosir.wordpress.com/2007/01/22/seminar-microsoft-di-ugm/" rel="nofollow">http://samosir.wordpress.com/2007/01/22/seminar-microsoft-di-ugm/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di About me oleh samosir</title>
		<link>http://sangmahapatih.wordpress.com/about/#comment-8</link>
		<dc:creator>samosir</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 23:57:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-8</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaykum...

Antum terekam di postingan ane:
http://samosir.wordpress.com/2007/01/22/seminar-microsoft-di-ugmseminar-microsoft-di-ugm
Alhamdulillah, mudah-mudahan ilmu antum barokah. 
Semoga kita ketemu lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaykum&#8230;</p>
<p>Antum terekam di postingan ane:<br />
<a href="http://samosir.wordpress.com/2007/01/22/seminar-microsoft-di-ugmseminar-microsoft-di-ugm" rel="nofollow">http://samosir.wordpress.com/2007/01/22/seminar-microsoft-di-ugmseminar-microsoft-di-ugm</a><br />
Alhamdulillah, mudah-mudahan ilmu antum barokah.<br />
Semoga kita ketemu lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di ISO 8583 DirjendPajak huiih&#8230; oleh bwiend</title>
		<link>http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/27/iso-8583-dirjendpajak-huiih/#comment-7</link>
		<dc:creator>bwiend</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 13:44:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/27/iso-8583-dirjendpajak-huiih/#comment-7</guid>
		<description>Terima kasih banyak Pak Sang, soal uneg-unegnya, he he he lumayanlah ada selangkah lebih maju dengan &#039;semi otomatisasi&#039;.  Langkah berikutnya tinggal kita tunggu aja transparasi informasi yang memang untuk public.  Jadi masyarakat bisa mengkompare Penerima Pembayaran (Bank) dengan Hostnya.  Jadi bagi khalayak yang suka &#039;ngutak-atik&#039; bisa menganalisa sendiri variable sampean yang  :

                                 Y = (-y% (X)).

Selanjutnya...?????? teu&#039; nyaho&#039;,  emboh,  mau diapain.

Sekali lagi terims atas bagi-bagi pengalamannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih banyak Pak Sang, soal uneg-unegnya, he he he lumayanlah ada selangkah lebih maju dengan &#8217;semi otomatisasi&#8217;.  Langkah berikutnya tinggal kita tunggu aja transparasi informasi yang memang untuk public.  Jadi masyarakat bisa mengkompare Penerima Pembayaran (Bank) dengan Hostnya.  Jadi bagi khalayak yang suka &#8216;ngutak-atik&#8217; bisa menganalisa sendiri variable sampean yang  :</p>
<p>                                 Y = (-y% (X)).</p>
<p>Selanjutnya&#8230;?????? teu&#8217; nyaho&#8217;,  emboh,  mau diapain.</p>
<p>Sekali lagi terims atas bagi-bagi pengalamannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di ..: HeartBeat instalastion 4 Cluster :.. oleh sangmahapatih</title>
		<link>http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/21/heartbeat-instalastion-4-cluster/#comment-6</link>
		<dc:creator>sangmahapatih</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 09:05:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/21/heartbeat-instalastion-4-cluster/#comment-6</guid>
		<description>oke .. makasih juga... cuma sharing kok... btw baru liat nih koment.. lama gak ngeliat blog soalnya , jarang di update.. lagi banyak kerjaan... insya Alloh gw kunjungi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oke .. makasih juga&#8230; cuma sharing kok&#8230; btw baru liat nih koment.. lama gak ngeliat blog soalnya , jarang di update.. lagi banyak kerjaan&#8230; insya Alloh gw kunjungi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di ISO 8583 DirjendPajak huiih&#8230; oleh sangmahapatih</title>
		<link>http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/27/iso-8583-dirjendpajak-huiih/#comment-5</link>
		<dc:creator>sangmahapatih</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 08:58:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/27/iso-8583-dirjendpajak-huiih/#comment-5</guid>
		<description>wa alaykumussalam warohmatulloh.... 
alur ISO 8583 nya secara garis besar yangs saya pahami seperti ini ...
aplikasi klient sebenernya aplikasi pembukuan input /semacam entry transaksi .. dari apliakasi client tersebut setelah di proses sesuai dengan proses bisnis nya di sisi client . baru data2 yang di inputkan tadi di lempar ke gateway application server.. (atau di sini aplikasi yang saya pegang aplikasi switching server ).. 
pelemparan menggunakan tipe data yang kemudian di koversi sesuai dengan format ISO 8583 
dan kemudian setelah mampir sebentar dari aplikasi gateway server itu , baru di lempar ke pajak...dari sisi DJP pajak membacanya meggunaka ISO 8583 yang telah sesuaikan menurut ketentuan Dirjend pajaknya... baru dari server pajak bisa memposting hasil secara keseluruhan yang di dapat dari bank2 tersebut. 
komunikasi dari sisi aplikasi client menuju aplikasi gateway server membutuhkan waktu yang ckup lama dan pekerjaan yang rumit.... entah yang disebut dengan pelimpahan dan sebagai nya untuk menselarasakan hasil yang di dapat dari sisi pembukuan aplikasi client. 
aplikasi gateway harus bisa menampung hal tersebut.  proses transaksi secara teknis memang seperti biasanya , ada request pasti di balas dengan respon, namun yang membutuhkan penangan dan pemahaman lebih adalah permodelan format ISO 8583.. baik itu tipe MTI nya , bit- bitnya utk penanggalan, dan yang penting di baca seorang admin adalah error code nya .. hehehe.. biar lebih mudah memahami messaging nya... klo dlihat dari sisi programmer dari sisi messaging ISO 8583 yang di convert itulah yang kemudian menjadi kan patokan harus terkirim type datanya dengan melalui berbagai modul2 fungsi sistem... 
  
seringnya aplikasi server pajak di sebut sebagai aplikasi sispen terpadu..yang berkomunikasi dengan sistem host client menggunakan protokol komunikasi TCP/IP. 
------- UNEK-UNEK gw -----------------
inilah salah satu fungsi IT bisa menjembatani kebutuhan , menjadikan efektifitas dan efisiensi kerja.. salah satu tujuannya agar tidak terjadi peng-korupsian di dalam sistem pembayaran pajak... (masak sih .. ?/??? .. walau memang sebenrnya masih bisa dan sering terjadi peluang seperti itu .. mungkin ya..).. ..
mungkin ada yang bertanya...
jikalau masih  ada celah untuk korupsi di mananya sih? bukannya pelaporan sudah langsung ke dirjenpajak?
jawabannya mungkin.. ya.. (soalnya belom begitu paham sih...-- mudah2an saja ada yang berkenan mengangkat isu tersebut ke atas...) .. ya bisa jadi terjadi hal2 yangtidak di iniginkan.. semisal... kita coba lihat sistem pelaporan ke pajak ya... pelimpahan dari bank (bank sbagai tempat pembayran pajak oleh nasabah ) sudah di lakukan baik melalui sistem komputerisasi atau manual... sekian puluh trilyun dalam bulanan... (bisa jadi sebanyak itu.. karena pengalaman nih... transaksi pelimpahan dari satu bank saja , dalam satu hari bisa mencapai milyaran .sepertinya).. 
..
 nah dari situ pelaporan manual bulanan di lakukan.. dan justru disinilah celah2nya...
semisal : dari sisi bank melaporkan dalam jumlah Xmilyar rupiah , namun dari sisi pajak ternyata mengkalkulasikan sebesar Ymilyar rupiah , yang ternyata nilai Y milyar rupiah jumlahnya jauh di bawah dari X , katakanlah Y = (-y% (X)) bacanya .. hehe nilai Y sudah di kurangi bebrapa persennya dari nilai X . 
dari sinilah persetujuan dari pelapor dan yang menerima laporan di uji moralnya... begitu juga moralnya sistem yang menerima laporan....entah dengan berbagai macam alasan.. 
bisa saja dari pihak bank yang gak mau ambil pusing mensetujui hal tersebut dengan tinggal tanda tangan dan 
beres masalah pekerjaan .. dan memang kerugian nya tidak di tanggung bank sebagai pihak pelapor..  
kalau sudah seperti ini mau di bilang apa? kerugian negara semakin bertambah besar... trilyunan rupiah yang di bayarkan nasabah sebagai bea pajak sudah terhitung hangus... jadi apa mau di kata... 
-- hanya sekedar unek-unek gw.. dari berbagai informasi dan sistem pengalaman kerja gw...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wa alaykumussalam warohmatulloh&#8230;.<br />
alur ISO 8583 nya secara garis besar yangs saya pahami seperti ini &#8230;<br />
aplikasi klient sebenernya aplikasi pembukuan input /semacam entry transaksi .. dari apliakasi client tersebut setelah di proses sesuai dengan proses bisnis nya di sisi client . baru data2 yang di inputkan tadi di lempar ke gateway application server.. (atau di sini aplikasi yang saya pegang aplikasi switching server )..<br />
pelemparan menggunakan tipe data yang kemudian di koversi sesuai dengan format ISO 8583<br />
dan kemudian setelah mampir sebentar dari aplikasi gateway server itu , baru di lempar ke pajak&#8230;dari sisi DJP pajak membacanya meggunaka ISO 8583 yang telah sesuaikan menurut ketentuan Dirjend pajaknya&#8230; baru dari server pajak bisa memposting hasil secara keseluruhan yang di dapat dari bank2 tersebut.<br />
komunikasi dari sisi aplikasi client menuju aplikasi gateway server membutuhkan waktu yang ckup lama dan pekerjaan yang rumit&#8230;. entah yang disebut dengan pelimpahan dan sebagai nya untuk menselarasakan hasil yang di dapat dari sisi pembukuan aplikasi client.<br />
aplikasi gateway harus bisa menampung hal tersebut.  proses transaksi secara teknis memang seperti biasanya , ada request pasti di balas dengan respon, namun yang membutuhkan penangan dan pemahaman lebih adalah permodelan format ISO 8583.. baik itu tipe MTI nya , bit- bitnya utk penanggalan, dan yang penting di baca seorang admin adalah error code nya .. hehehe.. biar lebih mudah memahami messaging nya&#8230; klo dlihat dari sisi programmer dari sisi messaging ISO 8583 yang di convert itulah yang kemudian menjadi kan patokan harus terkirim type datanya dengan melalui berbagai modul2 fungsi sistem&#8230; </p>
<p>seringnya aplikasi server pajak di sebut sebagai aplikasi sispen terpadu..yang berkomunikasi dengan sistem host client menggunakan protokol komunikasi TCP/IP.<br />
&#8212;&#8212;- UNEK-UNEK gw &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
inilah salah satu fungsi IT bisa menjembatani kebutuhan , menjadikan efektifitas dan efisiensi kerja.. salah satu tujuannya agar tidak terjadi peng-korupsian di dalam sistem pembayaran pajak&#8230; (masak sih .. ?/??? .. walau memang sebenrnya masih bisa dan sering terjadi peluang seperti itu .. mungkin ya..).. ..<br />
mungkin ada yang bertanya&#8230;<br />
jikalau masih  ada celah untuk korupsi di mananya sih? bukannya pelaporan sudah langsung ke dirjenpajak?<br />
jawabannya mungkin.. ya.. (soalnya belom begitu paham sih&#8230;&#8211; mudah2an saja ada yang berkenan mengangkat isu tersebut ke atas&#8230;) .. ya bisa jadi terjadi hal2 yangtidak di iniginkan.. semisal&#8230; kita coba lihat sistem pelaporan ke pajak ya&#8230; pelimpahan dari bank (bank sbagai tempat pembayran pajak oleh nasabah ) sudah di lakukan baik melalui sistem komputerisasi atau manual&#8230; sekian puluh trilyun dalam bulanan&#8230; (bisa jadi sebanyak itu.. karena pengalaman nih&#8230; transaksi pelimpahan dari satu bank saja , dalam satu hari bisa mencapai milyaran .sepertinya)..<br />
..<br />
 nah dari situ pelaporan manual bulanan di lakukan.. dan justru disinilah celah2nya&#8230;<br />
semisal : dari sisi bank melaporkan dalam jumlah Xmilyar rupiah , namun dari sisi pajak ternyata mengkalkulasikan sebesar Ymilyar rupiah , yang ternyata nilai Y milyar rupiah jumlahnya jauh di bawah dari X , katakanlah Y = (-y% (X)) bacanya .. hehe nilai Y sudah di kurangi bebrapa persennya dari nilai X .<br />
dari sinilah persetujuan dari pelapor dan yang menerima laporan di uji moralnya&#8230; begitu juga moralnya sistem yang menerima laporan&#8230;.entah dengan berbagai macam alasan..<br />
bisa saja dari pihak bank yang gak mau ambil pusing mensetujui hal tersebut dengan tinggal tanda tangan dan<br />
beres masalah pekerjaan .. dan memang kerugian nya tidak di tanggung bank sebagai pihak pelapor..<br />
kalau sudah seperti ini mau di bilang apa? kerugian negara semakin bertambah besar&#8230; trilyunan rupiah yang di bayarkan nasabah sebagai bea pajak sudah terhitung hangus&#8230; jadi apa mau di kata&#8230;<br />
&#8211; hanya sekedar unek-unek gw.. dari berbagai informasi dan sistem pengalaman kerja gw&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di ISO 8583 DirjendPajak huiih&#8230; oleh bwiend</title>
		<link>http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/27/iso-8583-dirjendpajak-huiih/#comment-4</link>
		<dc:creator>bwiend</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 18:26:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/27/iso-8583-dirjendpajak-huiih/#comment-4</guid>
		<description>Assalamualaikum Wr. Wb pas Sang,

Yang di Client aplikasinya gimana pak, apa prosedurnya:

Entry (mis NPWP dll) terus dirubah jadi format ISO-8583 baru dikirim ke Server.....dan server njawab request tersebut gitu...?

Bagi-bagi ya, trim
Wiend</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr. Wb pas Sang,</p>
<p>Yang di Client aplikasinya gimana pak, apa prosedurnya:</p>
<p>Entry (mis NPWP dll) terus dirubah jadi format ISO-8583 baru dikirim ke Server&#8230;..dan server njawab request tersebut gitu&#8230;?</p>
<p>Bagi-bagi ya, trim<br />
Wiend</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di ..: HeartBeat instalastion 4 Cluster :.. oleh Muhammad Zulfikar</title>
		<link>http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/21/heartbeat-instalastion-4-cluster/#comment-2</link>
		<dc:creator>Muhammad Zulfikar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2007 10:31:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sangmahapatih.wordpress.com/2007/12/21/heartbeat-instalastion-4-cluster/#comment-2</guid>
		<description>Thanks for the info
visit my blog too</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks for the info<br />
visit my blog too</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
